DIALEKSIS.COM | Opini - Aceh bukan sekadar wilayah dengan label kekhususan dalam konstitusi. Ia adalah beranda barat Nusantara titik tempat peta Indonesia bertemu Samudra Hindia dan jalur pelayaran internasional. Dari perairan Aceh, kapal-kapal melintas menuju Selat Malaka, salah satu chokepoint maritim paling ramai di dunia. Di sinilah kepentingan ekonomi dan strategi global berdesak-desakan.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pemerintah Aceh terus mematangkan persiapan pelayaran internasional rute Krueng Geukueh-Penang, Malaysia.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal, ST., MT., menegaskan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk CIQS (Customs, Immigration, Quarantine, and Security), telah berjalan intensif. Targetnya, pelayaran perdana dapat resmi beroperasi pada akhir Oktober 2025.